Pages

Subscribe:

Jumat, 30 Mei 2014

SEKOLAH IMPIAN "HEMATICS SCIENCE SCHOOL"

Semakin banyaknya siswa yang merasa tidak mengetahui dan tidak menguasai mata pelajaran yang telah mereka pelajari. Materi ilmu yang diberikan hari ini, belum tentu mereka ingat untuk keesokan harinya. Hal ini dapat terjadi karena terdapatnya berbagai faktor penyebab. Diantaranya terlalu banyaknya mata pelajaran yang harus dipelajari siswa dan lingkungan yang tidak mendukung kegiatan belajar mengajar.
Banyaknya mata pelajaran pada setiap sekolah akan membuat siswa merasa mengalami kesulitan dalam menguasai pelajaran, tidak menutup kemungkinan jika siswa tersebut tidak menguasai mata pelajaran yang dia pelajari.
Lingkunganpun sangat mempengaruhi kegiatan belajar siswa. Jika lingkungan yang ada disekitar siswa itu baik dan nyaman maka siswa akan merasa bersemangat dalam belajar. Kenyataannya keadaan lingkungan belajar sekarang ini jauh dari apa yang kita harapkan. Seperti kelas yang tidak layak digunakan dan minimnya sarana dan prasarana. Jika demikian keadaannya, bagaimana siswa-siswi Indonesia dapat bersaing dengan siswa-siswi dari negara lain.
Pada era globalisasi, saatnya kita bersaing dengan negara-negara lain dan tunjukan bahwa negara Indonesia memiliki siswa-siswi yang berprestasi di dunia. Era globalisasi tidak terlepas dari adanya kemajuan teknologi. Saat ini banyak sekali produk bertekhnologi modern yang hadir ditengah masyarakat Indonesia. Seperti komputer, jaringan-jaringan internet, mobil yang beraneka ragam jenisnya, hendphone canggih berbagai fungsi dan lain sebagainya. Namun produk-produk ini merupakan hasil karya negara lain. Jelas kita bangga jika kita memiliki produk-produk tersebut namun alangkah bangganya jika produk-produk tersebut merupakan hasil karya kita sendiri. Mengapa mereka dapat menciptakan tetapi kita tidak?
Beberapa anak bangsa telah menunjukan dan membuktikan bahwa kita tidak kalah dengan negara lain. Seperti Zuhri Radityo Utomo, peraih medali emas Olimpiade Fisika Asia dan medali perak Olimpiade Fisika dunia, Bening Tirta Muhammad berhasil meraih medali di ajang Olimpiade Kimia Internasional tahun 2009, Anugerah Erlaut meraih mendali emas pada International Biology Olympiad. Roket juga berhasil dibuat oleh anak-anak bangsa dan Jepang sebagai negara pertama yang langsung membelinya.
Oleh sebab itu maka saya bermimpi untuk dapat membuat sekolah setara dengan jenjang sekolah menengah atas. Saya beri nama sekolah saya dengan nama "Hematics Science School". 



Hematics Science School berlokasi di pusat kota Jakarta. Hematics Science School adalah sekolah penjurusan khusus untuk mata pelajaran eksakta. Hematics Science School memiliki tiga jurusan, yang terdiri dari jurusan fisika, jurusan biologi dan jurusan kimia. Lama pembelajaran pada sekolah ini selama tiga tahun ajaran. Tiap-tiap jurusan mendalami mata pelajaran sesuai dengan jurusannya masing-masing. Pada tahun pertama masing-masing jurusan mendapatkan mata pelajaran umum. Mata pelajaran umum yang di pelajari adalah  mata pelajaran matematika.
Kompetensi atau keahlian yang akan di peroleh siswa jika masuk sekolah ini adalah siswa tersebut diharapkan akan menjadi siswa yang memiliki keahlian sesuai dengan bidang yang diminati. Siswa akan mampu untuk menciptakan penemuan atau karya yang sesuai dengan bidangnya. Jika siswa tersebut, masuk pada jurusan biologi maka siswa tersebut akan menjadi siswa yang profesional atau menjadi ahli dalam bidang biologi. Begitupun untuk jurusan fisika dan jurusan kimia, sehingga siswa dapat memperbaiki keadaan lingkungan di Indonesia yang sedang mengalami krisis lingkungan.
Program utama yang ditawarkan pada sekolah ini adalah kegiatan pembelajaran rutin yang dimulai pada hari senin sampai dengan hari jum’at. Mulai dari pukul 07.00 sampai dengan 14.00. Kegiatan pembelajaran dilakukan di dalam kelas, di ruang laboratorium dan di lapangan. Terdapat dua kali waktu istirahat pada sekolah ini, dengan durasi waktu 20 menit pada masing-masing waktu istirahat.
Kegiatan pembelajaran dilaksanakan senyaman dan semenarik  mungkin dengan kondisi kelas yang menyenangkan dan kondisi sekolah yang sejuk dengan banyaknya penghijauan, baik berupa apotik hidup maupun tanaman jenis lainnya yang terdapat disekitar sekolah. Agar siswa tidak merasa jenuh dalam belajar dan merasa nyaman berada disekolah sehingga siswa menjadi bersemangat untuk mengikuti kegiatan pembelajaran.
Setiap hari kamis merupakan Engglis Day. Pada hari tersebut setiap siswa diwajibkan untuk menggunakan percakapan berbahasa Inggris selama kegiatan belajar pembelajaran berlangsung. Mulai dari jam pelajaran pertama hingga jam pelajaran terakhir. Tujuan dari program Engglis Day ini agar siswa dapat berbicara dengan lancar dan menguasai bahasa Inggris.
Studi banding juga merupakan program utama yang ada disekolah ini. Baik studi banding ke universitas-universitas dalam negeri ataupun universitas luar negeri. Program studi banding ke universitas dalam negeri diadakan setiap tahun yang diikuti oleh siswa-siswi kelas satu. Kunjungan ke universitas-universitas dalam negeri disesuaikan dengan penjurusan masing-masing. Sebagai contoh untuk jurusan biologi mengadakan studi banding ke Institut Pertanian Bogor. Pada jurusan Fisika ke Institut Tekhnologi Bandung, dan untuk Kimia mengadakan studi banding ke Universitas Gajah Mada. Studi banding ini bertujuan agar siswa dapat termotivasi dan dapat semangat untuk belajar dengan sebaik-baiknya.
Studi banding ke universitas luar negeri hanya di pilih 6 orang yang terdiri dari 2 orang pada masing-masing jurusan. Studi banding ini diadakan setiap tahun yang diperuntukan pada kelas 2 Hematics Science School. Persyaratan untuk dapat mengikuti studi banding ke luar negeri adalah siswa tersebut telah lulus dalam berbagai seleksi dari program ini. Tujuan dari studi banding keluar negeri ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dalam jurusan masing- masing, sehingga pengetahuan-pengetahuan tersebut dapat diadopsi untuk dimanfaatkan di dalam negeri.
Pada program utama, siswa dipersiapkan untuk dapat membuat suatu penemuan sesuai dengan jurusannya masing-masing sebagai tugas akhir pembelajaran. Untuk menjalankan program utama tersebut membutuhkan berbagai eksperimen yang tidak mudah untuk dilakukan. Untuk itu khusus pada hari jum’at dipergunakan untuk mengembangkan ide dan melakukan percobaan yang mereka ingin buat dan kembangkan. Penemuan dan karya-karya para siswa tersebut, yang pada akhirnya dapat digunakan dalam kehidupan nyata untuk dapat memperbaiki keadaan lingkungan di negara Indonesia.
Program pendukung yang ada disekolah ini adalah kegiatan ekstrakurikuler yang terdiri dari Karya Ilmiah Remaja, pecinta alam, seni musik dan olahraga yang terdiri dari basket, futsal, tenis meja, taekwondo. Kegiatan ekstrakurikuler ini dilaksanakan setiap hari sabtu.  Tujuan diadakan kegiatan ekstrakurikuler adalah untuk memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan siswa sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat,  minat, kondisi dan perkembangan  peserta didik yang ada pada diri mereka masing-masing.
Program pendukung lainnya adalah membuat penyuluhan pada setiap warga masyarakat yang berada di DKI Jakarta untuk dapat menjaga lingkungannya, sebagai contoh penyuluhan pemanfaatan limbah masyarakat, penyuluhan penanaman 1 pohon pada setiap rumah dan lain-lain. Program ini dilaksanakan setiap hari minggu dan bekerja sama dengan pemkot DKI Jakarta. Tujuan dari program ini selain untuk mengembangkan suasana rileks, mengembirakan dan menyenangkan bagi para siswa,  juga dapat bermanfaat bagi masyarakat.
Siswa yang dapat mendaftar pada Hematics Science School adalah siswa yang telah memenuhi kriteria sebagai berikut :
  1. Siswa tersebut telah lulus SMP/ MTs
  2. Memiliki nilai raport pada kelas 1,2 dan 3 SMP/MTs dengan nilai 8,0 pada mata pelajara matematika, biologi, fisika dan bahasa Inggris.
  3. Memiliki nilai Ujian Akhir Nasional SMP/MTs rata-rata 8,0 pada mata pelajaran matematika, biologi dan fisika dan bahasa Inggris
  4. Memiliki IQ minimal 120.
  5. Siswa yang dapat diterima adalah baik laki-laki ataupun perempuan.
  6. Memiliki SKCK.
Strategi publikasi yang dilakukan sekolah ini untuk menjaring para siswa adalah pertama, dengan cara pemanfaatan internet. Sekolah ini membuat situs web sekolah yang di dalamnya berisi berbagai informasi mengenai Hematics Science School, mulai dari profil sekolah, program-program yang ada disekolah tersebut, kelebihan dari sekolah tersebut baik sarana prasarana maupun aktivitasnya, menginformasikan tentang administrasi sekolah dan lain-lain. Dalam pemanfaatan media internet. Hematics Science School juga memasang iklan pada situs-situs yang sering dibuka oleh masyarakat seperti iklanbaris.com dan situs-situs jejaring sosial.
Kedua, menginformasikan tentang Hematics Science School dengan cara langsung mendatangi sekolah-sekolah menengah pertama dengen cara memberikan brosur dan mengadakan kegiatan tryout untuk siswa-siswi ke kelas tiga SMP/MTs. Bagi seorang siswa yang mendapatkan nilai terbaik dengan nilai minimal 8,5 untuk hasil try out yang telah dilakukan, maka akan mendapatkan beasiswa untuk satu tahun ajaran jika bersekolah di Hematics Science School. Ketiga, dengan cara open house. Sekolah Hematics Science School mempersilahkan siapa saja untuk melihat sarana dan prasarana yang tersedia disekolah tersebut.
Untuk memutuskan calon siswa dapat diterima atau tidak di Hematics Science School maka diperlukan berbagai proses seleksi. Proses seleksi yang dilakukan adalah pertama, seleksi administrasi. Dalam seleksi administrasi, calon siswa Hematics Science School harus mengisi formulir siswa baru selengkap-lengkapnya. Calon siswa harus melakukan pembayaran seleksi dan melampirkan bukti pembayaran pada formulir tersebut. Calon siswa juga harus melampirkan kelengkapan data-data seperti foto copy ijazah, foto copy STTB, hasil tes IQ, SKCK, dan sertifikat-sertifikat yang dimiliki.
Kedua, proses tes yang terdiri dari psikotes, tes pengetahuan atau tes potensi akademik, dan tes performance. Dalam melakukan tes-tes, alat-alat tes baik berbentuk audio maupun data seperti soal-soal harus memenuhi standar, harus valid dan reliabel. Dengan demikian proses seleksi dapat berjalan dengan lancar.
Ketiga, proses wawancara seleksi. Wawancara dilakukan berbentuk wawancara formal secara individu sehingga proses wawancara dapat lebih terfokus. Alat yang digunakan pada proses wawancara adalah stopwatch untuk mengatahui batas waktu proses wawancara pada setiap calon siswa dan alat paling utama yang digunakan adalah daftar pertanyaan yang disusun secara terstruktur dan jenis pertanyaan berbentuk problem solving. Calon siswa harus dapat menjawab dengan lancar dan dapat memecahkan suatu permasalahan yang ditanyakan oleh pewawancara dengan baik dan tepat. Pewawancara harus bersifat aktif dan fokus mendengarkan jawaban-jawaban yang di jawab oleh calon siswa, pewawancara harus bersifat ramah dan menunjukan perhatian kepada calon siswa.
Keempat adalah pemeriksaan referensi. Pemeriksaan referensi terdiri dari personal references dan performance references. Pada personal references, pemeriksaan dengan cara mencari tahu informasi tentang calon peserta didik kepada orang-orang yang mengenal secara dekat dengan calon siswa. Informasi yang akan diketahui adalah mengenai kemampuan akademik, kemampuan  finansial dan kemampuan menjalani proses pendidikan. Dengan menggunakan alat berupa daftar pertanyaan yang diberikan kepada orang yang mengenal dekat dengan calon siswa tersebut.
Pada performance references, referensi yang diperiksa untuk mengetahui kemampuan dan prestasi-prestasi yang di miliki oleh calon siswa. Alat-alat refensi tersebut berupa foto copy dokumen-dokumen atau sertifikat yang dimiliki calon siswa tersebut.
Kelima, proses seleksi yang dilakukan adalah evaluasi medis. Bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan calon siswa yang mendaftar agar calon siswa dapat lancar untuk mengikuti kegiatan belajar dan pembelajaran di Hematics Science School tanpa halangan kesehatan apapun. Proses evaluasi medis yang dilakukan diserahkan pada lembaga kesehatan agar hasil yang di dapat lebih akurat.
Keenam adalah proses keputusan penerimaan. Keputusan penerimaan calon siswa Hematics Science School menggunakan media papan pengumuman dan media internet dengan pemanfaatan web sekolah yang telah dibuat dan situs jejaring sosial yang digunanakan untuk kegiatan promosi sekolah sebelumnya.
Calon siswa yang diterima pada Hematics Science School merupakan calon siswa yang sesuai dengan kriteria yang di telah ditetapkan oleh Hematics Science School, telah memenuhi persyaratan-persyaratan secara lengkap dan telah lulus pada berbagai proses seleksi yang telah di lakukan sebelumnya.

 

0 komentar:

Poskan Komentar

comment for all